BUMDes Desa Plaosan Matangkan Persiapan Kandang Puyuh Petelur

15 Mei 2026
Administrator
Dibaca 7 Kali
BUMDes Desa Plaosan Matangkan Persiapan Kandang Puyuh Petelur

Pemerintah Desa Plaosan terus menujukkan komitmennya dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. Kali ini, melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Desa Plaosan tengah mematangkan proyek strategis baru di bidang peternakan, yaitu persiapan instalasi kandang burung puyuh petelur yang diproyeksikan menjadi salah satu lumbung protein lokal desa.

Langkah ini diambil sebagai bentuk realisasi alokasi anggaran ketahanan pangan desa tahun 2025, sekaligus upaya nyata dalam menciptakan kemandirian pangan dan membuka sumber pendapatan baru bagi kas desa.

Pemilihan Puyuh Petelur: Efisien dan Bernilai Gizi Tinggi

Keputusan BUMDes Desa Plaosan untuk melirik budidaya puyuh petelur didasarkan pada analisis potensi pasar dan efisiensi pengelolaan. Telur puyuh memiliki pangsa pasar yang sangat luas di tingkat lokal serta mengandung nilai gizi dan protein yang tinggi, sehingga sangat baik untuk mendukung program pencegahan stunting di desa.

Selain itu, siklus produksi puyuh petelur relatif cepat dengan kebutuhan lahan yang tidak terlalu luas jika dibandingkan dengan peternakan unggas lainnya. Hal ini membuat pemanfaatan lahan menjadi lebih optimal dan efisien.

Standarisasi Kandang demi Produksi Maksimal

Saat ini, proses persiapan telah memasuki tahap konstruksi dan penataan interior kandang yang berlokasi di area tanah kas desa. Pengurus BUMDes memastikan bahwa pembangunan kandang ini menerapkan standar teknis peternakan yang baik (Good Farming Practice), meliputi:

  1. Sistem Sanitasi dan Biosekuriti: Desain kandang dibuat dengan sirkulasi udara yang lancar untuk menjaga kelembapan serta meminimalkan risiko bau menyengat agar tetap ramah lingkungan bagi warga sekitar.

  2. Konstruksi Kandang Baterai: Penggunaan kandang model bertingkat (baterai) untuk memaksimalkan kapasitas tampung bibit puyuh (day-old quail/DOQ) serta memudahkan pembersihan kotoran dan pemanenan telur secara higienis.

  3. Sistem Pencahayaan dan Suhu: Pemasangan instalasi lampu yang terukur guna menjaga suhu kandang tetap stabil, mengingat burung puyuh sangat sensitif terhadap perubahan cuaca ekstrem dan stres.

Sinergi Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Proyek puyuh petelur ini tidak hanya dikelola secara internal oleh pengurus BUMDes, tetapi juga melibatkan warga lokal dalam proses pembangunan fisik kandang melalui sistem padat karya. Ke depan, operasional harian peternakan ini direncanakan akan menyerap tenaga kerja dari warga sekitar yang telah diberikan pembekalan teknis mengenai budidaya puyuh.

"Kami ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan ini tidak hanya sukses menyediakan bahan pangan murah berkualitas bagi warga Plaosan, tetapi juga sukses menggerakkan roda ekonomi. Hasil panen telur puyuh ini nantinya akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pasar desa dengan harga yang lebih terjangkau," ungkap salah satu pengurus BUMDes di lokasi persiapan kandang.

Setelah seluruh tahapan persiapan fisik kandang, instalasi tempat pakan, dan saluran air bersih selesai 100%, BUMDes Desa Plaosan dijadwalkan akan segera melakukan pengadaan dan pelepasan bibit puyuh petelur siap produksi dalam waktu dekat.

Melalui inovasi peternakan puyuh petelur ini, Desa Plaosan optimistis dapat mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh, sehat, mandiri, sekaligus memperkuat pilar ekonomi desa yang berkelanjutan.